Skip to content ↓

Sejarah

sejarah berdirinya MIN 2 Kutai KArtanegaraa

Kehadiran Lembaga Pendidikan agama Islam di tengah-tengah masyarakat yang sedang membangun, memang mempunyai arti tersendiri,lebih-lebih di tengah masyarakat Kutai Kartanegara pada umumnya dan masyarakat Kota Bangun pada khususnya yang penduduknya mayoritas beragama Islam yang masih sangat memerlukan perbaikan, pembaharuan dan pembangunan baik fisik maupun mental spritual, khususnya bagi generasi muda sebagai generasi penerus bangsa dan agama Islam.

Usaha masyarakat untuk mendirikan sarana pendidikan agama di daerah ini, sejak awal sudah ada namun tidak memberikan hasil yang diharapkan. Hal tersebut disebabkan beberapa faktor, antara lain karena biaya atau dana yang tidak cukup tersedia untuk menunjang kelansungan hidupnya, disamping faktor tenaga pendidik yang masih kurang tersedia. Menyadari hal tersebut diatas maka menjelang awal tahun 1968, beberapa tokoh-tokoh pemuka agama, elemen Pemuda dan tokoh masyarakat di daerah ini menghubungi pemerintah setempat dan Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Kota Bangun untuk bermusyawarah dan mufakat tentang adanya kemungkinan mendirikan dan mengembangkan pendidikan Dasar yang bernuansakan Islam yaitu SEKOLAH DASAR ISLAM AL FALAH KOTA BANGUN. Masyarakat mengharapkan adanya suatu sarana pendidikan Dasar Islam yang baik, teratur dan dapat hidup serta berkembang terus menerus secara berkesinambungan dan berprestasi.

Alhamdulillah, atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kerja keras cita-cita tersebut terwujud, sehingga pada awal tahun pelajaran baru tanggal 1 januari 1968 SDI Al Falah resmi dibuka. Setiap tahun jumlah siswa yang masuk tidaklah mengecewakan, hal ini disebabkan karena masyarakat Kota Bangun merasa memiliki lembanga pendidikan ini.

Sekolah Dasar Islam AL Falah (SDI Al Falah ) namanya terukir hanya sampai pada tahun pelajaran 1978/1979, karena atas dasar ketentuan dari pemerintah yang mengatur dan harus mengubah nama, masa belajarnya sebagaimana Sekolah Dasar yang umum lainnya, dengan materi Pelajaran Umum yang sama pula, dengan tidak menghilangkan materi pelajaran Agama yang lebih banyak dari sekolah-sekolah Dasar umum lainnya, sebagai ciri khasnya sekolah Agama Islam. Sehingga pada awal Tahun Pelajaran 1979/1980 SDI Al Falah dengan sendirinya berubah nama dengan “ MADRASAH IBTIDAIYAH AL FALAH KOTA BANGUN “. Dan pada tahun 2015 berubah lagi menjadi “MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 2 KUTAI KARTANEGARA” Dengan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 209 tahun 2015.

Perkembangan Madrasah ini sejak awal didirikan selalu mengalami pasang surut, terutama ruangan tempat belajar yang kurang mencukupi dan apa adanya, sehingga pada tahun 1971 para pendiri dapat membangun gedung RKB diatas tanah wakaf seluas 1.400 M2 dengan swadaya masyarakat. Pembanguanannya dilakukan secara bertahap atas partisipasi masyarakat melaluli sumbangan, wakaf, Infaq sedekah zakat mal dan lain-lainnya, termasuk bantuan dari pemerintah serta badan dan lembaga yang lain. Syukur Alhamdulillah akhirnya Madrasah ini memiliki 1 unit bangunan gedung yang terdiri atas 5 ruang kelas belajar (RKB). Beberapa tahun kemudian atas swadaya masyarakat Kota Bangun yang peduli pendidikan dan adanya bantuan dari Pemerintah Daerah maka dibangunkan 3 ruang kelas belajar (RKB).

Lembaga Pendidikan agama Islam ini didirikan atas dasar pola pikir dan partisipasi dalam pembangunan nasional yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 serta GBHN, berdasarkan pokok pikiran bahwa hakekat pembangunan nasional adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat seluruhnya. Dalam hal kaitannya Madrasah dengan era pembangunan sekarang ini, tidaklah berlebihan kiranya dapat dikatakan bahwa Madrasah merupakan wadah untuk menyiapkan generasi muda muslim yang berkwalitas dan tangguh sebagai benteng pertahanan falsafah Pancasila dan UUD 1945. Dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan, pelayanan, dan pembinaan terhadap siswa, maka para pengurus dan pengelola menyampaikan usulan penegrian kepada pemerintah melalui Departemen Agama Kabupaten Kutai dan Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Kalimantan Timur.

Alhamdulillah upaya tersebut mendapat tanggapan positif dari pemerintah dengan diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Agama No. 224 tahun 1993 tanggal 25 Oktober 1993 tentang Penegrian Madrasah Ibtidaiyah Al Falah Kota Bangun. Kemudian penegriannya diresmikan oleh bapak Bupati Kabupaten Kutai pada tanggal 3 Januari 1994, sehingga sejak saat itu MI AL FALAH KOTA BANGUN untuk kedua kalinya berubah nama menjadi “ MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI (MIN) KOTA BANGUN ” dan pada tahun 2015 berubah kembali untuk ketiga kalinya menjadi “MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 2 KUTAI KARTANEGARA”, sampai sekarang. Satu tahun setelah penegrian yaitu pada tahun Pelajaran 1995/1996 Madrasah ini mendapat bantuan dari pemerintah Pusat ( ADB ) berupa bangunan permanen 4 ruang kelas belajar (RKB), 1 ruang Dewan guru dan 2 WC, diatas lokasi 12.500 M2 atas hibah dari Pemerintah Daerah, dan pada tahun 1999 MIN Kota Bangun mendapat tambahan bantuan bangunan semi permanen sebanyak 4 ruang kelas belajar dan 2 rumah dinas yaitu Rumah Kepala sekolah dan Penjaga Sekolah. Bantuan terakhir kami terima dari Pemerintah Propinsi Kalimantan Timur melalui Kanwil Departemen Agama yaitu 1 unit bangunan ruang Perpustakaan. Sehingga sampai saat ini Alhamdulillah MIN Kota Bangun telah memiliki 18 ruangan yang terdiri dari 1 ruang Dewan guru, 1 ruang Perpustakaan, 1 ruang UKS, 15 Ruang Kelas Belajar (RKB).

Sejak Tahun 1997/1998 kegiatan Pendidikan termasuk kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dilokasi dua tempat, kelas 1 s/d 3 berada dilokasi lama dan kelas 4 s/d 6 berada dilokasi yang baru, 4 ruang RKB yang lama di jadikan Mess guru khusus untuk guru yang berasal dari luar daerah yang bertugas / dinas di MIN Kota Bangun.Pada saat terjadi banjir di tahun 2013 kegiatan belajar mengajar yang berlangsung di lokasi lama menjadi terganggu karena banjir merendam seluruh ruang kelas.Oleh karena itu kemudian kegiatan belajar mengajar di pindahkan ke lokasi baru dengan menempati tiga buah ruang kelas yang hampir rampung di kerjakan. Sebelum mengakhiri uraian singkat ini, tak lupa kami mengenang kembali yang berjasa dalam pembinaan dan pengembangan madrasah ini selama kurun waktu 50 tahun terakhir adalah sebagai berikut :

No

Kepala Madrasah

Periode

1 H. Ainuddin. O.M 1967 s/d 1970

2 M. Idris, A.Md, 1971 s/d 1992

3 H. Syaharuddin, A.Md 1992 s/d 2007

4 Khairuddin, S.Pd.I Plh.Kepala MIN KBU 2007

5 Hamzah Arfa, S.Ag 2008 s/d 2010

6 Khairuddin, S.Pd.I 2010 s/d 2014

7 Akhmad Fauzi, S.Ag 2014 s/d 2019

8 Safriansah, S.Pd.I 2019 s/d sekarang

Demikian juga para tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan pemuka Agama yang ikut berperan aktif dalam pembinaan Madrasah tak terhitung jumlahnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan magfirah dan rahmatnya kepada para pendiri, pengurus, pewakaf, pemikir, penyumbang, baik yang masih hidup maupun yang telah berpulang kerahmatullah. Amin ya robbal ‘alamin !